Rabu, 27 November 2013

1ID08 Tugas ke-7 Soft skill Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar



Jika saya menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan yang saya lakukan untuk memperkenalkan kebudayaan Indonesia kepada berbagai dunia seperti mendatangkan turis ke Indonesia tapi juga dengan mempersiapkan insprastrukturnya dan masyarakatnya yang hendak menerima kedatangan turis terlebih dahulu. Jangan sampai kita masyarakat justru menyerap budaya yang di bawa oleh para turis malah menjadikan masyarakat kita yang mempelajari kebudayaan mereka.Atau mengirim duta ke luar negeri dalam pameran budaya dan sejenisnya, dan dalam hal ini pemerintah harus ikut serta mencari kemungkinan-mungkinan serta memberi support kepada pengrajin atau seniman senimannya dan mungkin saya juga akan rutin mengadakan event-event atau pameran-pameran yang menarik wisatawan asing, jadi mereka bisa tau, betapa kayanya negeri kita ini dengan segala kebudayaan yang kita punyai dan juga dapat dibantu melalui media internet, kita bisa menceritakan tentang kebudayaan Indonesia kepada orang luar, Atau kita juga bisa bekerja sama dengan dinas pariwisata untuk mengadakan pagelaran seni dan mengundang pihak luar dan kita juga  harus ada dukungan dari pemeritah dan juga masyarakat luas
Dan sebagai mentri pendidikan dan kebudayaan saya juga tidak akan tinggil diam saja bila ada masyarakat yang memperkenalkan kebudayaan kita keluar negri ,melestarikan, memberikan kontrubusi baik dengan negri Indonesia dan dapat menjadikan kebudayaan Indonesia diakui oleh berbagai negara didunia,saya sebagai mentri pendidikan dan kebudayaan akan membirikan penghargaan kepada orang tersebut dan juga orang yang ikut dalam hal tersebut dan menjamin biaya pengeluaran untuk lebih memajukan kebudayaan dari daerah mayarakat tersebut.
Mungkin dalam hal ini mungkin agak susah untuk membuat kesadaran masayarakat terhadap kebudayan-kebudaya yang terdapat didaerah masing-masing. Akan tetapi mungkin dapat menyadarkan masyarakat Indonesia tahap demi tahap dengan adanya memperkenalkan dari tahap terkecil seperti adanya kegiatan rutin tiap minggu dengan acara kebudayaan masing masing dengan biaya yang didukung dari pemerintah dan mengajarkan ke anak-anak sekolah tentang pelajaran seni budaya negri Indonesia ini yang merupakan warisan yang paling berharga dan tidak ternilai harganya dari nenek moyang kita agar kebudayaan negri ini tidak punah sampai ke anak cucu kita dan generasi keberikutnya.



Rabu, 06 November 2013

1ID08 Tugas ke-4 Soft skill Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar



Pendangan hidup dan Ideologi
Pengertian Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan,, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Pandangan hidup banyak sekali macamnya dan ragamnya, akan tetapi pandangan hidup dapat diklasifikasikan berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan yang mutlak kebenarannya
2. Pandangan hidup yang berupa idiologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut
3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya

Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu :  Cita-cita, Kebajikan, Usaha, Keyakinan / kepercayaan
            manusia memandang dan menyikapi apa yang terdapat dalam alam semesta bersumber dari beberapa faktor . Faktor itu boleh jadi berasal dari kebudayaan, filsafat, agama, kepercayaan, tata nilai masyarakat atau lainnya. Luasnya spektrum pandangan manusia tergantung kepada faktor dominan yang mempengaruhinya. Cara pandang yang bersumber pada kebudayaan memiliki spektrum yang terbatas pada bidang-bidang tertentu dalam kebudayaan itu.
            Meskipun istilah yang dipakai berbeda-beda pada umumnya para ulama tersebut sepakat bahwa Islam mempunyai cara pandangnya sendiri terhadap segala sesuatu. Penggunaan kata sifat Islam menunjukkan bahwa istilah ini sejatinya adalah netral.
             Pandangan-pandangan diatas telah cukup baik menggambarkan karakter Islam sebagai suatu pandangan hidup yang membedakannya dengan pandangan hidup lain. Namun, jika kita kaji keseluruhan pemikiran dibalik definisi para ulama tersebut kita dapat beberapa orientasi yang berbeda. Al-Maududi lebih mengarahkan kepada kekuasaan Tuhan yang mewarnai segala aktifitas kehidupan manusia, yang berimplikasi politik. Shaykh Atif al-Zayn dan Sayyid Qutb lebih cenderung mamahaminya sebagai seperangkat doktrin kepercayaan yang rasional yang implikasnya adalah ideologi. Naquib al-Attas lebih cenderung kepada makna metafisis dan epistemologis.
             Pengertian Ideologi adalah gabungan antara pandangan hidup yang meruupakan yang merupakan nilai –nilai yang telah mengkristal dari suatu bangsa serta Dasar Negara yang memiliki nilai-nilai falsafah yang menjadi pedoman hidup suatu bangsa, selain itu, Idiologi adalah merupakan hasil reflesi manusia berkat kemampuannya mengadakan distansi terhadap dunia kehidupannya. Maka terdapat suatu yang bersifat dialektis antara idiologi dengan masyarat negara. Di suatu pihak membuat idiologi semakin realistis dan pihak yang lain mendorong masyarakat mendekati bentuk yang ideal. Ideologi mencerminkan cara berfikir masyarakat,bangsa maupun negara,namun juga membentuk masyarakat menuju cita-citanya.
2 hak ideologi ideologi ada 2, yaitu
- ideologi hukum
- ideologi politik
Poin poin yang terdapat dalam artikel di

Sebelum seseorang meyakini sesuatu pastilah ia harus mengenal apa yang ia lihat tersebut. Mengenal merupakan langkah awal dari berpandangan hidup yang baik di karenakan dengan mengenal, kita pun akan dapat membedakan suatu hal yang baik dan buruk menurut cara pandang kita sehingga kita tidak akan mengambil langkah yang salah.

Cita- cita
cita-cita Menurut kamus umum Bahasa Indonesia, yang disebut cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang mau diperoleh seseorang pada masa mendatang. Apabila cita-cita itu tidak mungkin atau belum mungkin terpenuhi, maka cita-cita itu disebut angan-angan. Antara masa sekarang yang merupakan realita dengan masa yang akan datang sebagai ide atau cita-cita terdapat jarak waktu. Dapatkah seseorang mencapai apa yang dicita-citakan, hal itu bergantung dari tiga faktor. - Faktor manusia - Faktor kondisi - Faktor tingginya cita-cita Contoh cita-cita factor kondisi: Amir dan Budi adalah dua anak pandai dalam satu kelas, keduanya bercita-cita menjadi sarjana. Amir anak orang yang cukup kaya, sehinnga dalam mencapai cita-citanya tidak mengalami hambatan. Malahan dapat dikatakan bahwa kondisi ekonomi orang tuanya merupakan faktor yang menguntungkan atau memudahkan mencapai cita-cita si Amir. Sebaliknya dengan Budi yang orang tuanya ekonominya lemah, menyebabkan ia tidak mampu mencapai cita-citanya. Ekonomi orang tua Budi yang lemah merupakan hambatan bagi Budi dalam mencapai cita-citanya.
Poin poin yang terdapat pada artikel di atas:
Kita sebagai manusia yang memiliki pikiran kita harus mengejar cita cita kita setinngi langit, hadapi semua rintangan yang menghadang pada saat kita ingin menggapai cita cita kita


Kebijakan
Pengertian kebijakan adalah rangkaian konsep dan asas yang menjadi pedoman dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak. Istilah ini dapat diterapkan pada pemerintahan, organisasi dan kelompok sektor swasta, serta individu. Kebijakan berbeda dengan peraturan dan hukum. Jika hukum dapat memaksakan atau melarang suatu perilaku (misalnya suatu hukum yang mengharuskan pembayaran pajak penghasilan), kebijakan hanya menjadi pedoman tindakan yang paling mungkin memperoleh hasil yang diinginkan.
Makna dari sebuah kebijakan adalah sesuatu keputusan manusia dalam menentukan hukum dan peraturan yang dapat mengatur sebuah organisasi  kepemerintahan dalam suatu negara.
Faktor- faktor  yang dapat mendorong tingkah laku seseorang adalah adanya hal yang ingin dicapai seseorang dalam kehidupan, dan ada juga karena dari pandangan hidup, pergaulan dan lingkungan sekitar yang dapat merubah seseorang dalam tingkah laku. Contoh faktor- faktor yang dapat merubah tingkah laku seseorang dalam kehidupan sehari hari :
Adanya teman- teman yang mengajak kita beribadah dimasjid akan sering kita mengabaikannya dalam beribadah.dan teman teman kita mengajak dan akan spontan merubah tingkah laku orang tersebut untuk beribadah berjamaah dimasjid.
Poin- poin yang terdapat di artikel di atas:
kebijakan adalah sesuatu keputusan manusia dalam menentukan hukum dan peraturan yang dapat mengatur sebuah organisasi  kepemerintahan dalam suatu negara, dengan kebijakan yang baik maka kita dapat memimpin organisasi, kepemerintahan suatu negara dengan baik dan berguna seluruh masyarakat.

Usaha dan perjuangan
Usaha adalah sesuatu  kegiatan yang menggunakan energi, tenaga dan pikiran. Dalam kehidupan sehari-hari pasti setia orang sering melakukan usaha dalam melakukan kegiatan contohnya dalam pekerjaan rumah  mencuci baju untuk dapat cucian bersih, kita harus berusaha membersihkannya dengan sebersih bersihnya.
Perjuangan adalah satu kegiatan yang tidak pernah lepas dari usaha dalam perjuangan kita pasti harus melakukan usaha dalam mencapai hal yang kita inginkan seperti cita cita kita. Perjuangan kita tidak akan berarti tanpa usaha yang keras dari diri kita sendiri jadi dalam perjungan kita harus berusaha sekuat tenaga kita untuk mendapatkan hal yang kita inginkan.
Poin poin yang terdapat diartikel diatas:
Dalam berusaha kita harus ada perjuangan. Setiap manusia yang ingin berusaha dan berjuang dalam suatu hal maka dia akan mendapatkan hal yang membanggakan dalam kehidupan nanti


Keyakinan dan Kepercayaan
Keyakinan adalah suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar atau, keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran. jika keyakinan tidak ada maka keraguan akan muncul, dan kesalahan akan sering kali menghalangi. keyakinan sangat penting dalam kehidupan seperti keyakinan dalam memeluk agama.
Kepercayaan adalah suatu keadaan psikologis pada saat seseorang menganggap suatu premisi benar. jika kita yakin dalam satu hal maka kepercayaan akan muncul, keyakinan dan kepercayaan sangan berdampingan dalam hidup. contoh : pada saat kesulitan menghampiri maka sangat di perlukan sikap keyakinan dan kepercayaan agar kesulitan yang di alami dapat di lewatkan. kenyakinan dan kepercayaan sangat fital dalm hidup. jadi tidak ada salahnya kita gunakan keyakinan kita dengan penuh percaya, mudah-mudahan bisa membantu dalam hidup.
Poin- poin yang terdapat artikel di atas:
keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran. jika keyakinan tidak ada maka keraguan akan muncul, dan kesalahan akan sering kali menghalangi, maka kita sebagai manusia harus gunakan keyakinan kita dengan penuh percaya, mudah-mudahan bisa membantu dalam kehidupa
Beberapa contoh  aliran filsafat sebagai berikut:
1.      Filsafat alam, adalah filsafat dimana objeknya berupa benda-benda alam.
2.      Heugelianisme, adalah Filsafat dimana tokohnya adalah Heugel. Dia mengatakan bahwa segala yang ada dan mungkin ada adalah sejarah, sehingga filsafat sejarah dapat pula disebut sebagai Heugelianisme.
3.      Parmenidesianisme, adalah Filsafat dimana tokohnya adalah Parmenides. Dia mengatakan bahwa benda dalam fikiran bersifat tetap atau ideal, sehingga filsafatnya juga diberi nama idealism. Jadi, filsafat Parmenidesianisme dapat juga disebut sebagai filsafat Idealisme. Filsafat Idealism dipelopori oleh Plato, dan pemikiran Plato sejalan dengan pemikiran Parmenides


Berdasarkan pokok pembahasan di atas

Padangan hidup yang baik, mungkin setiap manusia memiliki padangan hidup yang  berbeda- beda bagi dirinya sendiri, menurut saya padangan hidup yang baik kita dapat mengenal budi yang terdapat dari diri kita dan bila kita bisa mengenal prilaku buruk dan baik dan kita bisa dapat melakukan hal yang baik dan dapat mengejar cita- cita kita, dalam hal ini saya mencita citakan ingin menjadi pengusaha yang sukses dalam negri maupun luar negri dalam hal ini saya ingin meraih cita- cita saya dengan banyak belajar dan menuntun ilmu untuk modal awal saya dalam membangun usaha dan usaha ini dapat berguna bagi masyarakat luas dapat membuka lapangan pekerjaan, mungkin dalam hal ini saya belum memberikan hal kepada sesama akan tetapi saya akan memberikan pengetahuan yang saya tentang usaha walaupun hanya sedikit yang saya ketahui.